β€œThe Traveller--Two roads diverged in a wood and I – I took the one less traveled by.” – Robert Frost! Catatan Perjalanan.: Melepaskan Ketakutan

Catatan Perjalanan.

Dec 23, 2012

Melepaskan Ketakutan

Adalah sebuah hal wajar, saat akan mengambil tindakan kita dibayangi oleh kekawatiran dan ketakutan. Tidak harus dalam mengambil keputusan besar, misalnya dulu kenapa saya harus menunda-nunda keberangkatan haji, antara lain takut anak masih kecil, takut kalau kecelakaan dan tidak kembali, lantas bagaimana nasib keluarga dan lain-lain. Atau saat dulu saya memutuskan menikah muda, banyak ketakutan yang menghadang misalnya nanti gimana untuk belanja keluarga, lantas kalau punya anak, terus bagaimana, dan lain-lain dan sebagainya.

Bahkan untuk urusan kecil pun, kita sering dihantui ketakutan dan kekawatiran.
Dua minggu terakhir ini, salah satu contohnya, saya harus travelling dengan mobil yaitu minggu lalu ke Sangatta sekitar 1,5 jam dari Bontang. Dan tadi siang baru saja pulang dari Samarinda sekitar 2,5 jam perjalanan. Pertama banyak pertimbangan yang menahan semangat saya untuk bepergian. Misalnya kuatirnya jalannya rusak, sehingga kemungkinan mobil bisa rusak di jalan. Atau kedua, jalur tersebut termasuk jalur maut, sehingga tidak semudah bepergian di jalur jawa. Atau kekawatiran-kekawatiran yang lain.


Namun percaya saya, dengan sedikit keberanian dan kenekatan, ternyata kita memang perlu melepaskan ketakutan-ketakutan dipikiran kita. Paling tidak yang terjadi dengan saya. Meski terakhir saya ke Samarinda nyopir sendiri sekitar 2 tahun lalu, tapi pengalaman nyopir ke Sangatta dan Samarinda 2 minggu terakhir ini, ditengah pergumulan adrenalin yang mengasyikkan, ternyata betul-betul membuahkan kesegaran spirit.

Terasa ada yang lepas dari belenggu saat kita berhasil menyalip truk-truk besar yang tidak bisa menanjak ditengah jalan sempit. Seperti terbang rasanya saat efek gravitasi saat kita turun ke lembah dari tanjakan yang tinggi membuat anak-anak menjerit kegirangan, seakan naik roller coaster. Dan puas rasanya bisa sampai di rumah dengan selamat, tanpa kurang apapun baik dari mobil kesayangan dan keluarga.

Jadi, jangan biarkan ketakutan menguasai kita. Mari kita lepaskan ketakutan dengan sekali waktu meladeni/menantang hal-hal yang membuat kita takut... hehehe:)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home