“The Traveller--Two roads diverged in a wood and I – I took the one less traveled by.” – Robert Frost! Catatan Perjalanan.: Kasar asal jujur?

Catatan Perjalanan.

Apr 26, 2016

Kasar asal jujur?



Akhir-akhir ini kita dibenturkan dengan permainan kata yang jadi ramai karena terkait politik.
“Biar kasar, tidak sopan, arogan asal jujur dan tidak korupsi, daripada sopan tapi korupsi dan tidak jujur”
Masyarakat kita seakan disuruh memilih diantara 2 pilihan yang sebenarnya sama-sama bukan pilihan yang ideal.

Yang jadi perhatian saya bukan memilih yang mana, tapi sebuah kenyataan bahwa kita mengorbankan karakter universal demi sebuah tujuan jangka pendek yang dalam waktu lama akan merusak bangsa ini jika diikuti oleh massa. Dan ini semakin menunjukkan betapa bahayanya jika semua harus dihalalkan demi politik.
Sopan dan Tidak Arogan adalah sebuah hal yang universal. Demikian juga dengan Jujur dan Tidak Korupsi adalah hal yang universal kebenarannya. Setiap dari kita seharusnya melakukan hal itu.

Manakala kedua karakter tersebut ditempelkan dengan syarat, maka akan muncul kondisi yang tidak mendidik dan tidak memberi pencerahan kepada masyarakat. JADI, Sopan dan Tidak Arogan harus dilakukan tanpa dikasih embel-embel “tapi  korupsi”. Sama halnya dengan Jujur dan Tidak Korupsi, harus dilakukan tanpa harus “Kasar, tidak sopan dan Arogan”. Ya karena keduanya nggak usah dipaksa untuk berhubungan satu sama lain. Jujur, tidak korupsi, sopan, tidak arogan tidak tergantung satu sama lain.

Jika sesorang tersebut jujur namun sampai saat ini masih tidak sopan dan arogan, ya sebaiknya untuk sementara dimaklumi karena mungkin karakternya seperti itu, dan hendaknya ybs mau berubah atau kita semua khususnya pendukungnya mau menasihati dan mendoakan agar idolanya berubah menjadi sopan. Bukan di justifikasi bahwa hal tersebut bagus yang penting jujur dan tidak korupsi.

Menurut saya pribadi ini adalah salah satu tanggung jawab kita sebagai warga negara dalam berperan serta menjaga karakter bangsa kita sebagai bangsa yang sopan dan jujur, agar tidak berubah menjadi "tidak sopan asal jujur"!!

Tentunya yang paling ideal adalah “Sopan dan Jujur serta tidak korupsi dan tidak arogan”. Dan saya yakin masih banyak orang Indonesia yang berkarakter seperti itu. Jadi saran saya, pilihlah yang Sopan, tidak arogan, jujur dan tidak korupsi”

Lagi-lagi, mari kita gunakan nurani dalam memandu keseharian kita..!

*ilustrasi diambil dari  https://esfandynamic.wordpress.com/2013/10/19/budaya-keramahan-dan-sopan-santun-di-indonesia/

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home