“The Traveller--Two roads diverged in a wood and I – I took the one less traveled by.” – Robert Frost! Catatan Perjalanan.: Berlayar ke Singapura

Catatan Perjalanan.

May 14, 2012

Berlayar ke Singapura


Keluar negeri dengan pesawat adalah hal umum. Keluar negeri dengan ferry adalah hal baru. Kesempatan itu datang saat saya traveling  ke singapura, melalui Batam.

Berangkat dg Ferry dari Batam center, saya ambil ferry jam  8:40. Sekitar 1 jam kami sudah sampai di Front Harbor  singapore. Ferry sudah beoperasi mulai jam 6 pagi dan dengan keberangkatan terakhir jam 21 setiap hari.   

Untungnya perjalanan kali ini saya ditemani teman yg punya hubungan dengan travel agen sehingga bisa memudahkan tujuan kami untuk keliling melihat icon2 besar di pusat kota singapore.

Dari harbor, kami dibawa dg Mercy ke Sentosa Island. Melihat universal studio dan hard rock cafeyg ada disekitar univesal.  Guide kami yg warga Singapore sebenarnya merekomend kami untuk ke Casino yg mana untuk orang luar hanya cukup menunjukkan passport, maka free entry fee. 


Untuk penduduk lokal harus membayar fee masuk. Sehabis itu, kami langsung menuju gedung konser yg dari bentuknya dikenal dengan gedung duren. Disana kami parkir dan melanjutkan ke area One Fullerton, dimana  terletak icon singapore; merlion.

Disekitar itu, kami sempatkan berfoto di jembatan Rafless dan stay di Fullerton untuk sementara, bukan karena bermalam tapi karena berteduh dari kehujanan. Kami sempatkan juga melihat dari dekat Hotel Perahu (Marina bay)  yg terkenal, cukup dengan melewati lobbynya yg panjang dan tinggi.

Sebelum pulang, kami sempatkan ke orchad road, untuk mencari suvenir.  Sempat bingung karena belum sholat, akhirnya kami temukan juga Al Falah Mosque di Orchad Road. 

Tidak ingin kemalaman dan karena kaki juga sdh pada pegel, kami segera mecari tiket MRT yang terkenal menuju Harbour front. Tidak menghabiskan waktu sia2, kami habiskan waktu yg tersisa untuk belanja di Vivo, sebuah mall besar diseberang harbor. Jam 18:40 adalah waktu kami untuk kembali ke Batam. Satu jam kemudian sampailah kami ke Batam center kembali.

Eitts jangan lupa bawa passport,karena Singapore termasuk luar negeri...hehehhe, sehingga pasti passport akan diperiksa oleh pihak imigrasi baik disisi Batam maupun Singapura.  Mudahnya kita untuk menyebrang kesana, antara lain karena tidak perlu visa.  

 Juga jangan lupa menukar rupiah ke dollar singapore, yang kursnya sekitar 7 ribuan, untuk belanja, dll karena mereka nggak mau menerima rupiah. Jangan lupa juga untuk meninggalkan kebiasaan makan permen karet dan menjaga kebersihan. Jangan lupa juga untuk mengaktivasi no. Halo anda agar bisa digunakan di luar negeri. Juga jangan lupa beli souvenir untuk rekan-rekan di rumah….

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home