“The Traveller--Two roads diverged in a wood and I – I took the one less traveled by.” – Robert Frost! Catatan Perjalanan.: Storm 2: Sebuah Keajaiban Berkomunikasi

Catatan Perjalanan.

Sep 27, 2010

Storm 2: Sebuah Keajaiban Berkomunikasi

Sejak kemunculan generasi pertamanya, hp touch screen selalu menjadi langganan. Bukan anti qwerty, tapi agak kurang nyaman dipegang. Mungkin karena jempol jari yang semakin gemuk, atau karena kesan seksi dan terasa praktis pengoperasiaannya.


Sampai saat ini, SE M600i dengan OS Symbian UIQ3, yang merupakan salah satu resistive touch screen generasi pertama masih terawat, meski harus sudah ganti screen. Disusul dengan HTC Touch Diamond, dimana seperti HTC yang lain, ber OS WM, dan merupakan salah satu very SMART phone tak terkalahkan, juga masih mulus 3D swipe screennya.

Tidak ada ketertarikan sama sekali untuk memakai BlackBerry, saat itu, meski saya sangat keranjingan internet. Dengan satu alasan simple. Karena belum ada BB touch screen. Hingga beberapa tahun lalu sebuah Blackberry dengan tag name Storm muncul. Masih belum tergerak. Sampai akhirnya saat ke Bandung setengah tahun lalu, saya menyerah untuk beralih ke BlackBerry… Dengan alasan yang simple. Ada blackberry Touch Screen… STORM 2 a.k.a Odin 9550.

Setengah tahun saya bereksplorasi dengan berpindah-pindah provider untuk menjajal layanan BIS nya (Blackberry Internet Services). Hingga akhirnya, karena rekomendasi kantor, sekarang saya lengket dengan layanan BES (Blackberry Enterprises Services).

Bagi saya pribadi, kesempatan beralih dan bereksplorasi dengan berbagai HP dengan berbagai OS (atau bahkan mulai dari yang tidak ber OS) member beberapa kesimpulan ttg segmentasi HP. Secara umum seluler akhirnya saya kategorikan menjadi tiga besar:

1. Segmen untuk komunikasi

2. Segmen untuk multimedia

3. Segmen untuk bisnis

Saya masukkan HP untuk segmen komunikasi antara lain Nokia, SE, LG, Samsung, HTC dan hp local lainnya. Dengan kecanggihannya alat ini sangat mendukung komunikasi kita.

Semakin kesini, muncul focus lebih dari beberapa seluler untuk menjadi alat Multi Media. Saya kategorikan IPhone, SE tertentu, Nokia tertentu ke dalam kategori ini.

Dan akhirnya saya kategorikan BB sebagai alat Bisnis, karena ternyata fungsi komunikasi selama ini menjadi nomor 2. Email, Instant Messaging dan Browsing menjadi fungsi nomor 1. Hal ini didukung kemampuan BB untuk selalu online 24 jam tanpa terputus, dengan daya tahan baterai seperti HP lain. Tekhnologi push email yang real time, adalah sebuah keajaiban bagi saya, yang memang sejak awal mengenal internet sudah menjajal wasantara net. Kemampuan standby untuk instant messaging dg YM, BBM, FB, dll memberi sebuah rasa addicted dan aman, karena yakin selalu bisa terhubung. Kemampuannya untuk bisa browsing kapanpun dibutuhkan, membuat hidup serasa mempunyai asisten.

Sebuah revolusi yang radikal dalam berkomunikasi!!! Atau sebuah revolusi yang semakin membuat ras manusia tergantung pada sebuah gadget…..!!!!

2 Comments:

At October 10, 2010 at 4:05 AM , Blogger Irfan Fay said...

Hello,

Wah, beritanya bagus. Ini ada posting blog serupa, "HTC Taiwan, Diam-Diam Tandingi i-Phone" di blog Senangs.

Liat juga facebook Senangs.

Keren deh. TQ!

 
At October 10, 2010 at 4:57 AM , Anonymous Busori_sunaryo@yahoo.co.id said...

saya kira tidak ada "siapa yang menandingi siapa" karena kedua-duanya punya nilai + masing-masing. Yang saya tahu berdasarkan pengalaman menggunakan HTC Touch Diamond, HTC sejak kemunculan pertamanya (mungkin seri DOPOD) sudah menunjukkan kelasnya sebagai sebuah SMART Phone, yg berdasarkan pengalaman, sukar tertandingi oleh yang lain.....

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home